Canon impor: cek bahasanya dulu

Barang impor memang lebih hemat — sampai Anda membuka Menu → Pengaturan → Bahasa dan cuma menemukan Inggris dan Jepang. Begini cara mengeceknya sebelum membeli, dan apa yang bisa dilakukan kalau kameranya sudah di tangan.

Ditulis oleh Terakhir diubah:

Apa itu barang impor

Barang impor (bergaransi toko atau distributor) adalah kamera yang masuk di luar jalur distributor resmi Canon — sering dari Jepang, Hong Kong, atau Amerika. Banyak dijual di Tokopedia, Shopee, dan toko kamera dengan harga lebih murah. Kameranya asli Canon, tetapi firmware dan garansinya mengikuti negara asalnya.

Masalah bahasa yang sering ditemui

Bahasa Indonesia tidak ada di kamera dari Jepang, bahasa Arab tidak ada untuk pembeli di Timur Tengah, bahasa Prancis tidak ada untuk pembeli di Kanada — kami mendengarnya setiap hari. Kamera saku seperti G7 X Mark III dan SX740 HS, juga EOS M50 Mark II, paling sering muncul. Kalau bisa, cek pilihan bahasanya di toko; kalau membeli online, baca dulu kebijakan returnya.

Yang perlu ditanyakan sebelum membeli

Tanyakan kamera itu untuk pasar mana, berapa bahasa yang muncul di Pengaturan → Bahasa, garansinya resmi atau garansi toko, dan apakah bisa diretur kalau bahasanya tidak sesuai kebutuhan. Sudah telanjur membeli dengan daftar bahasa yang pendek? Catat versi firmware dan minta cek gratis — untuk lima kamera atau lebih, tanyakan harga khusus.

Sudah dibeli? Tambah bahasanya, tidak perlu retur

Kalau retur tidak memungkinkan, MenuLang Unlock menambahkan bahasa yang belum ada lewat USB. Pembeli di Indonesia biasanya menambah bahasa Indonesia, di Malaysia bahasa Melayu, di Jerman bahasa Jerman. Daftar persisnya ada di halaman tiap model, dan panduan kamera yang cuma berbahasa Inggris dan Jepang menjelaskan langkah selanjutnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kamera terkait

Panduan terkait

Sebutkan model kamera Anda — kami cek gratis apakah bahasa yang Anda mau bisa ditambahkan

Kami balas dalam 24 jam